Green Science
adalah ilmu yang sangat berorientasi pada pemeliharaan lingkungan kualitas,
pengurangan bahaya, minimisasi konsumsi tak terbarukan sumber daya, dan
keberlanjutan secara keseluruhan. Green
Science terdiri dari 4 komponen pendukung yaitu:
Sedangkan
untuk Green Technology adalah Teknologi
yang diterapkan dengan cara yang meminimalkan dampak lingkungan, konsumsi
sumber daya dan memaksimalkan output ekonomi relatif terhadap bahan dan masukan
energi. Green Technology memiliki
komponen yang disebut Life Cycle Analysis(LAC).
LAC mempertimbangkan proses dan desain produk dalam pengelolaan bahan dari
sumbernya melalui manufaktur, distribusi, penggunaan, pengggunaan kembali (recycle), dan ultimate fate. Tujuan analisis siklus hidup adalah untuk
menentukan, mengukur, dan meminimalkan dampak buruk sumber daya, lingkungan,
ekonomi, dan sosial.
4
Komponen Utama LCA:
1. Penentuan
ruang lingkup asesmen.
2. Analisis
persediaan bahan massa dan energy.
3. Analisis
dampak terhadap lingkungan, kesehatan manusia, dan daerah yang berpotensi
terkena dampak lainnya.
4. Analisis
perbaikan.
Adapun
prinsip dari Green Science dan Green Technology itu sendiri, terdapat 12
prinsip yang dimiliki oleh Green Science dan Green Technology yaitu:
1. Dengan
aktivitas mereka saat ini, manusia akan menghabiskan sumber daya Bumi dan
Kerusakan lingkungan Bumi sampai pada kondisi dimana keberadaan manusia di
planet ini akan terganggu secara serius atau bahkan menjadi tidak mungkin. Di
masa lalu, peradaban telah menurun dan seluruh populasi memiliki mati karena
mereka telah merendahkan sistem lingkungan utama.
2. Persamaan
di bawah ini menjelaskan beban, dan degradasi sistem pendukung Bumi; Kedua faktor
tersebut harus ditangani,
Beban = (jumlah orang) × (permintaan per
orang)
3. Bahkan
dengan risiko bencana global, teknologi akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan
manusia; Oleh karena itu, teknologi harus dirancang dengan tujuan nol dampak
lingkungan dan keberlanjutan maksimum
4. Dalam
pengakuan akan realitas Prinsip 3, penting untuk mengenali anthrosfer sebagai
salah satu lingkungan dasar lingkungan.
5. Kunci
keberlanjutan adalah pengembangan sumber energi berlimpah yang digunakan secara
efisien yang memiliki sedikit atau tidak ada dampak lingkungan; sumber seperti
itu akan memerlukan keputusan dan kompromi yang sulit.
6. Iklim
yang kondusif bagi kehidupan di Bumi harus dijaga
7. Kapasitas
bumi untuk produktivitas biologis dan pangan harus dijaga dan ditingkatkan; ini
akan membutuhkan pertimbangan interaksi dari kelima lingkungan lingkungan.
8. Permintaan
bahan harus dikurangi secara drastis dan bahan harus berasal dari sumber yang
berkelanjutan, dapat didaur ulang, dan bagi mereka yang masuk ke lingkungan,
dapat terdegradasi.
9. Produksi
dan penggunaan zat beracun, berbahaya, dan persisten harus diminimalkan dan zat
semacam itu tidak boleh dibuang ke lingkungan.
10. Kesejahteraan
manusia harus diukur dari segi kualitas hidup, bukan hanya perolehan harta
benda. Ekonomi, sistem pemerintahan, kepercayaan, dan gaya hidup pribadi harus
mempertimbangkan lingkungan dan keberlanjutan.
11. Resiko tidak mengambil risiko harus diakui.
12. Singkatnya,
tujuannya adalah untuk mencapai keberlanjutan, sebuah konsep di mana siswa dan
masyarakat harus dididik. Meskipun keberlanjutan akan memerlukan perubahan besar
dalam sistem masyarakat, ilmuwan, insinyur, dan, akhirnya, warga yang
tercerahkan harus memimpin; Tidak ada waktu bagi para politisi dan nonscientists
untuk mengambil keputusan.
·
Biogeochemichal
Cycle
Dalam
ilmu bumi, siklus biogeokimia atau perputaran zat atau siklus zat adalah jalur
dimana zat kimia bergerak melalui komponen biotik (biosfer) dan abiotik
(litosfer, atmosfer, dan hidrosfer) di Bumi
Siklus
biogeokimia melibatkan fluks unsur kimia di antara berbagai bagian Bumi: hidup
dari non-hidup, dari atmosfer hingga darat ke laut, dan dari tanah ke tanaman.
Mereka disebut "siklus" karena materi selalu dilestarikan dan karena
elemen berpindah ke dan dari kolam utama melalui beragam fluks dua arah,
walaupun beberapa elemen disimpan di lokasi atau dalam bentuk yang dapat
diakses secara berbeda dengan makhluk hidup.
Demikian
Penjelasan kami tentang Green Science and
Green Technology pada mata kuliah Ekologi Industri. Semoga bermanfaat untuk
para pembaca setia blog kami. Sekian dan terimakasih.

0 komentar:
Posting Komentar