Kamis, 09 November 2017

GREEN SCIENCE AND GREEN TECHNOLOGY


Green Science adalah ilmu yang sangat berorientasi pada pemeliharaan lingkungan kualitas, pengurangan bahaya, minimisasi konsumsi tak terbarukan sumber daya, dan keberlanjutan secara keseluruhan. Green Science terdiri dari 4 komponen pendukung yaitu:



Sedangkan untuk Green Technology adalah Teknologi yang diterapkan dengan cara yang meminimalkan dampak lingkungan, konsumsi sumber daya dan memaksimalkan output ekonomi relatif terhadap bahan dan masukan energi. Green Technology memiliki komponen yang disebut Life Cycle Analysis(LAC). LAC mempertimbangkan proses dan desain produk dalam pengelolaan bahan dari sumbernya melalui manufaktur, distribusi, penggunaan, pengggunaan kembali (recycle), dan ultimate fate. Tujuan analisis siklus hidup adalah untuk menentukan, mengukur, dan meminimalkan dampak buruk sumber daya, lingkungan, ekonomi, dan sosial.
4 Komponen Utama LCA:
1.      Penentuan ruang lingkup asesmen.
2.      Analisis persediaan bahan massa dan energy.
3.      Analisis dampak terhadap lingkungan, kesehatan manusia, dan daerah yang berpotensi terkena dampak lainnya.
4.      Analisis perbaikan.
Adapun prinsip dari Green Science dan Green Technology itu sendiri, terdapat 12 prinsip yang dimiliki oleh Green Science dan Green Technology yaitu:
1.      Dengan aktivitas mereka saat ini, manusia akan menghabiskan sumber daya Bumi dan Kerusakan lingkungan Bumi sampai pada kondisi dimana keberadaan manusia di planet ini akan terganggu secara serius atau bahkan menjadi tidak mungkin. Di masa lalu, peradaban telah menurun dan seluruh populasi memiliki mati karena mereka telah merendahkan sistem lingkungan utama.
2.      Persamaan di bawah ini menjelaskan beban, dan degradasi sistem pendukung Bumi; Kedua faktor tersebut harus ditangani,
Beban = (jumlah orang) × (permintaan per orang)
3.      Bahkan dengan risiko bencana global, teknologi akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia; Oleh karena itu, teknologi harus dirancang dengan tujuan nol dampak lingkungan dan keberlanjutan maksimum
4.      Dalam pengakuan akan realitas Prinsip 3, penting untuk mengenali anthrosfer sebagai salah satu lingkungan dasar lingkungan.
5.      Kunci keberlanjutan adalah pengembangan sumber energi berlimpah yang digunakan secara efisien yang memiliki sedikit atau tidak ada dampak lingkungan; sumber seperti itu akan memerlukan keputusan dan kompromi yang sulit.
6.      Iklim yang kondusif bagi kehidupan di Bumi harus dijaga
7.      Kapasitas bumi untuk produktivitas biologis dan pangan harus dijaga dan ditingkatkan; ini akan membutuhkan pertimbangan interaksi dari kelima lingkungan lingkungan.
8.      Permintaan bahan harus dikurangi secara drastis dan bahan harus berasal dari sumber yang berkelanjutan, dapat didaur ulang, dan bagi mereka yang masuk ke lingkungan, dapat terdegradasi.
9.      Produksi dan penggunaan zat beracun, berbahaya, dan persisten harus diminimalkan dan zat semacam itu tidak boleh dibuang ke lingkungan.
10.  Kesejahteraan manusia harus diukur dari segi kualitas hidup, bukan hanya perolehan harta benda. Ekonomi, sistem pemerintahan, kepercayaan, dan gaya hidup pribadi harus mempertimbangkan lingkungan dan keberlanjutan.
11.  Resiko tidak mengambil risiko harus diakui.
12.  Singkatnya, tujuannya adalah untuk mencapai keberlanjutan, sebuah konsep di mana siswa dan masyarakat harus dididik. Meskipun keberlanjutan akan memerlukan perubahan besar dalam sistem masyarakat, ilmuwan, insinyur, dan, akhirnya, warga yang tercerahkan harus memimpin; Tidak ada waktu bagi para politisi dan nonscientists untuk mengambil keputusan.

·         Biogeochemichal Cycle
Dalam ilmu bumi, siklus biogeokimia atau perputaran zat atau siklus zat adalah jalur dimana zat kimia bergerak melalui komponen biotik (biosfer) dan abiotik (litosfer, atmosfer, dan hidrosfer) di Bumi
Siklus biogeokimia melibatkan fluks unsur kimia di antara berbagai bagian Bumi: hidup dari non-hidup, dari atmosfer hingga darat ke laut, dan dari tanah ke tanaman. Mereka disebut "siklus" karena materi selalu dilestarikan dan karena elemen berpindah ke dan dari kolam utama melalui beragam fluks dua arah, walaupun beberapa elemen disimpan di lokasi atau dalam bentuk yang dapat diakses secara berbeda dengan makhluk hidup.
Demikian Penjelasan kami tentang Green Science and Green Technology pada mata kuliah Ekologi Industri. Semoga bermanfaat untuk para pembaca setia blog kami. Sekian dan terimakasih.


0 komentar:

Posting Komentar